BCE UB Sediakan 500 Peluang Karier, Gandeng Perusahaan Asing
![]() |
| Gelaran Brawijaya Career Expo (BCE) 2026 pada Sabtu (23/5/2026). Bertempat di gedung Pandhita Majapahit (Auditorium). Foto: Humas UB |
Universitas Brawijaya (UB) secara resmi membuka gelaran Brawijaya Career Expo (BCE) 2026 pada Sabtu (23/5/2026). Bertempat di gedung Pandhita Majapahit (Auditorium), ajang bursa kerja tahunan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk menjembatani para lulusan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sekaligus mendukung penuh program pemerintah dalam memperluas penyerapan tenaga kerja nasional.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., saat membuka acara menegaskan bahwa ketersediaan informasi lapangan kerja yang bagus merupakan hal yang krusial bagi para lulusan pencari kerja.
“Apabila tersedia informasi yang bagus, maka tindak lanjut bisa terwujud, para penyedia lapangan kerja bisa menyerap lulusan untuk bekerja, dan sekaligus tentunya ini sangat membantu program pemerintah,” ujarnya.
Dr. Setiawan mengingatkan pentingnya peran serta perguruan tinggi dalam mendukung target penciptaan lapangan kerja baru oleh pemerintah.
Ia memaparkan capaian positif UB yang saat ini mencatat 85 persen alumninya telah berhasil terserap di dunia kerja. Kendati demikian, ia menegaskan pencapaian tersebut tidak boleh membuat universitas cepat berpuas diri.
Di hadapan 54 penyedia lapangan kerja yang berpartisipasi, Dr. Setiawan menyampaikan kesiapan lulusan UB. Saat ini UB memiliki 198 program studi yang tersebar di 18 fakultas. Seluruh mahasiswa dibekali secara optimal, baik dalam penguasaan hard skill maupun soft skill, guna mempersiapkan mereka agar mampu beradaptasi dan terserap secara luas di dunia kerja.
Sementara itu Direktur Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) Karuniawan Puji Wicaksono, S.P., M.P., Ph.D., melaporkan bahwa BCE 2026 diikuti oleh 54 mitra perusahaan, lembaga, serta instansi dari berbagai bidang industri, baik skala nasional maupun internasional.
“Pada tahun ini, kita berpeluang menyediakan 500 lebih peluang karir, mencakup lowongan pekerjaan, program magang, dan kesempatan beasiswa studi luar negeri dan dalam negeri,” paparnya.
Selain menghadirkan dunia usaha dan dunia industri, expo ini juga menggandeng lembaga penyedia beasiswa internasional seperti Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang dan Konjen Prancis, serta institusi pemagangan.
“Jadi karir itu lengkap, karena konsep karir itu kan tidak hanya bekerja dengan layak ya, tapi juga meneruskan studi dan juga melakukan wirausaha. Jadi semua itu lengkap ada di sini,” tambahnya.
Untuk rekrutmen ke luar negeri, terdapat tiga perusahaan asing yang berpartisipasi, yaitu satu perusahaan Taiwan dan dua perusahaan Jepang.
Guna memitigasi risiko bagi para pelamar kerja internasional, UB secara khusus mengundang dan menggandeng Kementerian Perlindungan Tenaga Kerja Migran Indonesia untuk membuka kantor pelayanan langsung di lokasi expo.
“Ya untuk memastikan bahwa lembaga-lembaga itu kredibel untuk dilakukan lamaran pekerjaan, karena kita enggak mau berisiko ya. Karena kalau luar negeri kan kita tidak bisa assuring mereka itu siapa, makanya harus ada Kementerian Perlindungan Tenaga Kerja Migran yang membantu kami memverifikasi perusahaan-perusahaan yang datang,” jelasnya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, BCE 2026 turut melibatkan Eksekutif Mahasiswa (EM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Administrasi UB.
Presiden EM UB Muhammad Azhar Zidane mengatakan, selain menghadirkan career expo, pihaknya juga membuka program Brawijaya Impact Internship, serta menyelenggarakan berbagai agenda pendukung seperti workshop, seminar, dan talkshow.
“Apabila career expo lebih berfokus pada peluang kerja bagi mahasiswa yang telah lulus, maka Brawijaya Impact Internship membuka peluang bagi mahasiswa untuk dapat mengikuti magang di sejumlah mitra perusahaan yang terlibat dalam penyelenggaraan career expo,” papar Zidane.
Kegiatan ini digelar selama dua hari (23-24/5/2026) dengan expo yang dipusatkan di gedung Samantha Krida, dan rangkaian kegiatan pendukung yang dipusatkan di Auditorium. Pengunjung ditargetkan mencapai tujuh ribu peserta yang terdiri dari mahasiswa, alumni, hingga masyarakat umum.
Agenda pendukung BCE 2026 meliputi Workshop bersama praktisi karier mengenai cara menyusun CV yang menarik oleh PT Astra International Tbk, Talkshow Kesiapan Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja oleh Jasamarga, Seminar Karier Pemerintah dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur, Talkshow Creative Industry bersama Andovi da Lopez, promosi dan presentasi company profile dari masing-masing mitra institusi, serta sesi konseling karir yang difokuskan sepenuhnya untuk membimbing lulusan agar mencapai titik optimal dalam berkarir di masa depan.
Zidane menilai kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa maupun alumni. Hal tersebut terlihat dari area kegiatan yang dipadati pengunjung hingga meluas ke sekitar parkiran FILKOM dan perpustakaan.
Menurutnya, tingginya antusiasme tersebut tidak lepas dari isu lapangan pekerjaan yang saat ini sangat dekat dengan mahasiswa, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni yang sedang mempersiapkan karier. Ia berharap kegiatan ini dapat terus memberikan kontribusi positif serta mencapai tujuan yang telah direncanakan sejak awal.
“Perusahaan mitra yang bekerja sama dengan UB sudah sangat baik dan cukup beragam, karena telah mencakup berbagai rumpun keilmuan, mulai dari sosial-humaniora, saintek, agrokompleks, hingga medical complex. Namun kami berharap ke depannya terus bertambah karena UB memiliki potensi besar melalui jaringan alumni yang telah tersebar di berbagai institusi dan perusahaan, sehingga peluang kolaborasi dengan lebih banyak mitra masih sangat terbuka,” katanya. [FAR/AY/MIT]
Sumber: Humas UB
